kejutan #15

Kejutan demi kejutan saya dapatkan hari ini. Dimulai saat bangun pagi, ketika saya menghadap bapak dan ibu kost. Rejeki pagi datang. Saya diberi diskon sewa kost dari Rp 1,2 juta per bulan menjadi…eh, rahasia. Pokoknya mah, murah dan menguntungkan. Itu pun sudah termasuk sewa kamar buat dia. Saya juga ditawari untuk menginapkan calon mertua di rumah induk dan mereka akan berperan sebagai pihak laki2. Tapi saya ga enak menerima kebaikan begitu banyak.

Trus, saya menelpon orang2, terutama para kawan lama, melanjutkan kegiatan kemarin. Ada saja berita bahagia, gosip baru, dan kabar yang tak disangka datang berturut2. Seorang kawan di kalimantan akan mengupayakan hadir bersama mamanya, yang saya anggap orangtua sendiri selama tinggal di sana. Ga datang pun saya udah bahagia dengan janji itu sih. Kawan yang lain, di kalimantan juga (bertiga kami lumayan amat dekat) tak bisa datang karena dia akan berada di Surabaya pada hari H, 20 November nanti. Acara yang di Jakarta pun mungkin dia akan berada di Tokyo saat itu. Tapi, lagi2 tak apa. Karena saya ikut bahagia dengan cerita suksesnya.

Lalu, datang telepon dari sahabat semasa di kampus. Ia juga tinggal di Kalimantan. Tiba2 dia ngabarin kalo dia udah ada di Makassar hari ini untuk menghadiri nikahan saya. Ampunnnn, senengnya ga kira2. Dan kami pun janjian bertemu di mall malamnya. Lalu sepupu deket mama nelpon, ngabarin ga jadi datang. Saya pun ga kecewa, karena memaklumi tempatnya jauh, kami beda pulau. Beliau minta nomer rekening. Saya pun GR dan sibuk nolak. Ternyata katanya, beliau mau ngirim duit buat mama. Hahaha!

Trus, akhirnya saya punya kesempatan hari ini buat perawatan. Lulur, maskeran, dll, dsb. Wohooo, ternyata prosesnya lamaaaa banget. Terutama masker lumpurnya. Enak sih, setelah selesai, tiba2 saya merasa bagai puteri Indonesia dengan kulit halus mulus (lebay bin norak deh!). Padahal maskerannya ga sampe kelar lho, ga kering banget. Soalnya, saya udah nyaris telat ke bandara jadi saya minta dibersihin segera aja walopun blom kering. Lhan, blom sempurna aja rasanya udah kinclong gini, gimana kalo nunggu kering ya? :p

Usai luluran, saya segera pulang ke kost, ganti baju dan meluncur ke bandara menjemput impian. Walopun pesawatnya delay, saya ga bosen nunggu. Tapi debar2nya ga pernah brenti sampe akhirnya dia muncul di depan mata. Begitu melihat dia, rasanya, huaaa, seneng! Nyengir terus deh sepanjang hari setelahnya.
Tapi tak ada hari yang benar2 sempurna. Di ujung hari menjelang tidur, saya meriksa hasil londri. Udah dianterinnya telat, celana baru andalan dan kesayanganku nyaris hangus :(( kenapaaa saya selalu bermasalah dengan londrian? :((
Kejutan paling akhir: saya haid tanpa rasa nyeri dikit pun. Semoga begini seterusnya, amin!

2 thoughts on “kejutan #15

  1. ipied mengatakan:

    makin deg degan doong.. hihi.. hai putri indonesia, cantik deh situh.. *dilempar lumpur* :))

  2. baju wanita mengatakan:

    menarik ceritanya…makasih udah share ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s