bebenah #15

Sejak kamis kemaren saya memutuskan untuk membenahi kamar kost saya yang kayak kapal pecah. Saya akhirnya menyingkirkan segala benda hasil mulung saya baik berupa botol plastik, botol parfum, botol sambel, kardus makanan, kardus parfum, kardus mug, dan sebagainya.

Kenapa? Pertama, kamar saya udah mulai penuh barang2. Kedua, mulai tak berguna. Ketiga, antisipasi terlalu banyak barang kalo pindahan ke kamar yang lebih kecil. Keempat, antisipasi banyaknya barang yang harus diselamatkan kalo banjir. Kelima, saya udah punya banyak gelas, botol minum, tas, dan kotak2 plastik.

Awal pekan kemaren, temen saya maen ke kost untuk minjem kamera sambil bawain saya bubur dan botol minum yang bukan plastik. Abis itu saya itung2, ternyata tempat minum saya emang udah banyak, jadi yang botol kemasan sebaiknya dibuang saja.

Begitu pula dengan tas atau yang bisa difungsikan sebagai tas. Kayaknya saya punya sekitar 19 atau lebih. Setelah dirapihin, ternyata sekitar 17 tas (atau anggaplah tas) bisa dimasukin dalam satu tas sehingga ga makan tempat dimana-mana. (ayo itung, ada berapa kata ‘tas’ di paragraf ini? lama-lama muntah tas)

Trus, kardus2 kecil itu mending diganti dengan kotak plastik tempat makan aja. Lebih aman, tutupnya lebih rapat, dan jumlahnya juga udah banyak. Jauh lebih banyak dari tempat minum saya.

Dan Sabtu kemaren, temen saya yang sebelumnya bawain botol minum sambil minjem kamera, datang lagi ngembaliin kamera dan bawain oleh2 dari Hongkong! Apa oleh2nya? Kaos dan TAS belanja!!! Saya sempet protes, kok tasnya pink sih? hahaha…ngelunjak, dah dioleh2in masih protes. Tapi pink-nya ternyata manis kok, liat aja di foto itu. Bisa dilipet kecil dan ringkas gitu. Sampe gantungannya juga, ya ampun, pink!

Temen saya bilang: “Nih, gw kasih tas belanja. Pas kan, lo udah go green sekarang.” Hayah, tau aja kalo tas belanja, tas ke laundry, tas macem2 saya yang hitam dan udah berusia tiga tahun itu udah mulai bulukan.

Woiyah, oleh2 kaos makin menambah deret panjang cerita kaos saya yang nyaris semuanya oleh2 atau pemberian. Kapan2 deh saya cerita soal ini. Dan…oleh2 temen ini menjadi alasan keenam saya menyingkirkan botol plastik bekas dan lain2 yang bertebaran di kamar saya.

Iklan

3 thoughts on “bebenah #15

  1. ipied berkata:

    weh jadi di oleh2in tas dan botol minum? 😮 tasnya itu yas yang kain itu ya…. woooo oleh2 yang aneh hihihih 😀

  2. Chic berkata:

    woooogh kaos mu gratisan semua jadi ya mbak yati 😆

  3. myaw berkata:

    woh…jangan2 tas dari akyu juga dibuang? (woot)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s