kelas kolong

Sehabis hunting terakhir ke stasiun Tanjung Priok bersama kelas fotografi anak kolong yang pernah saya ceritakan di sini, saya ikut rombongan balik ke kolong. Masih ada kelas pelajaran sekolah yang berlangsung sore hari sehabis hunting. Tapi saya bukan pengajar, cuma pengunjung.

Saat melihat2 puluhan anak belajar di kolong jembatan itu, saya tertarik pada tulisan di punggung salah satu anak.

_mg_8464

Iya, saya setuju, janganlah kuatir akan hari esok. Selama masih ada orang-orang baik macam Mas Sardono dan kawan-kawannya itu, semoga anak-anak ga kehilangan harapan akan masa depan. Selalu salut untuk mereka yang mau meluangkan waktunya untuk berbagi pada sesamanya. Mereka yang tak pernah digembor2kan di media, bekerja dalam diam, tapi berbuat nyata bagi orang lain.

Ya, jangan kuatir tentang masa depan. Selama semua orang mau mengamalkan Pancasila. Iya kan, Pak, Mas, eh, Kak Guru? 🙂

_mg_8466

9 thoughts on “kelas kolong

  1. sapiterbang mengatakan:

    kebanyakan kakak nya kakak2 dari gereja, dipermasalahin ga ya ? ;))

  2. ipied mengatakan:

    salut buat yang rela ngajar mereka… wahhh jadi inget sama anak jalanan di surabaya juga 🙂

  3. bangsari mengatakan:

    hm… jadi pengin nengok juga…

  4. sapiterbang mengatakan:

    kirim ke politikana ! :))

  5. piazola mengatakan:

    angkat topi…salut…

  6. Juminten mengatakan:

    rasanya ga perlu jg digembar-gemborkan lewat media.
    kalaupun butuh publikasi, cukup kegiatannya aja yg dipublikasiin. 🙂

  7. […] itu akhirnya terjawab saat mendengar cerita tentang anak-anak di kelas kolong dari guru mereka, Mas […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s