gadis kecil di belantara

setelah lima tahun gw di Kaltim, baru kemarin gw menjejakkan kaki di Berau. banyak hal yang gw dapet. tapi ga bisa gw nikmati dalam keadaan pikiran kacau balau seperti kemarin. sayang sekali. gw melewatkan banyak hal, banyak keunikan, banyak …banyak sekali. semuanya tersita oleh pikiran. dan tentu saja momen itu ga bisa diulang lagi.

tapi saya pengen berbagi. pertama, soal pesawat ke sana, udah ada yang gede. kayaknya sejak PON XVII kemaren deh. gw lupa. yang jelas, walopun pesawat yang pake baling2 masih ada, tapi yang gede juga ada, batavia air. bandaranya juga udah lumayan lah. dari landasan pacu ada dua bus jemputan menuju gedung bandara.

pokoknya udah ga separah ma yang diceritain Trinity dalam bukunya The Naked Traveler. Yang sempet gw perhatiin pas masuk ruangan bandara, di pintu wc, ada dua tulisan dalam dua bahasa. satunya bahasa inggris, women, satunya lagi bahasa ga tau…hurup kanji, ga tau jepang atau mandarin :p. gw jadi mikir, apa sebanyak itu orang dari sana yang datang ke sini sampe harus pake bahasa dan hurup kanji? entahlah, mungkin emang banyak. karena Berau, sepertinya juga akan jadi daerah tambang yang sangat potensial selain wisata laut di Derawan, hutan2 alami, dan species satwa dilindungi misalnya orangutan, bangau storm (?), serta tumbuhan langka.

gw ga sempet mikir banyak soal tulisan di pintu toilet. gw cepet2 ke kantor pemerintahan, karena janji wawancara. hei…? dari bandara, gw harus naik apa neh ke kota? ternyata di depan udah berjejer angkot yang warga sebut taksi (sama dengan sebutan untuk angkot di Balikpapan). sewanya Rp 40.000, meski jaraknya lumayan deket. hitungannya carteran tapi pake karcis. akhirnya angkot melaju dengan satu-satunya penumpang yaitu gw. dan Alhamdulillah, seperti kata kebanyakan orang yang gw temui di sana, gw beruntung pada kesempatan pertama. orang nomer satu yang gw temuin sedang kena angin baik. biasanya, katanya, nih orang super moody juga. gw sampe bisa wawancara berlama-lama, itu kesempatan langka!

tapi keberuntungan ini ga datang ma temen2nya. pagi sebelumnya udah ada satu kejadian yang bikin mumet. ini juga perjalanan pertama gw ke Berau. lalu setelah bertemu pak super moody itu, menyusul banyak berita dan kondisi lain yang sangat tidak mengenakkan, yang bikin gw seperti terbuang jauh dari peradaban.

kondisi itu juga bikin gw seperti gadis kecil di tengah belantara yang berusaha sekuat tenaga melawan seluruh dunia yang justru sedang bekerjasama buat ngancurin gw. sedih banget. airmata ngaliiir terus. idung rasanya meler mulu. entah apa jadinya kalo kamu ga bisa nemenin gw ngobrol, walopun cuma di telpon.
tapi gw harus kuat. karena besok harus ke hutan. dan…karena kondisi busuk ini, gw terpaksa jalan sendirian. my god, belantara ini, harus gw hadapin sendiri? ah, sudahlah…HARUS KUAT!

Iklan

2 thoughts on “gadis kecil di belantara

  1. Mbilung berkata:

    iyah, kenapa dengan bangau itu?

  2. merahitam berkata:

    Sabar dan selalu semangat ya. maaf, belakangan ini tak bisa menemanimu 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s