benci

dan…sakit itu datang lagi kemarin. awalnya gw coba bertahan dan yakin ga akan kenapa2. ternyata gw ga kuat, sekeliling gw gelap, dan akhirnya gw tepar. meski ga sesakit dulu, tapi gw benci! gw benci menyadari bahwa ternyata gw ga sekuat yang gw duga. gw benci memikirkan bahwa gw selalu saja merepotkan orang lain dengan penyakit ini. gw benci menyadari bahwa gw selalu saja membuatmu kuatir.

Iklan

15 thoughts on “benci

  1. venus berkata:

    cepet sembuh, nyah

    *hugs*

  2. MenoTimika berkata:

    tapi nga teriak-teriak kan yat 😀

  3. Juminten berkata:

    wah, mbak yati sakit lg, ya? 😦
    tp aku udh biasa sakit2an sih, mbak…
    selama libur kemarin aja sampe 3x! 😀
    jd rasanya udh familiar. 😛
    cepet sembuh ya, mbak. 🙂
    be strong!

  4. stey berkata:

    istirahat dulu mbak..jangan dipaksa lah..

  5. pretty vista berkata:

    yati … semoga cepat sembuh, aku pernah baca postingan yang dulu bahwa sakitnya lebih sakit daripada orang melahirkan. orang ga kuat nahan sakit bukan kelemahan yat … semoga sakit2nya nggak balik2 lagi ya
    😦
    with pray

  6. nelayan berkata:

    orang bilang sakit adalah bukti bahwa kita manusia. karena yang tidak merasakan sakit bisa dipertanyakan kemanusiaannya

    karena sakit, bisa mengingatkan kalo kita ini ‘cuma’ manusia

    (bujet dah! dah 2 minggu gw ‘sakit’ kesambet lo, co’)
    cepet sembuh, yak!

    ehuehuehuheuheuhuehuheuhuheuheue…:ngacir:

  7. pilar berkata:

    yang sabar ya mba…. istirahat, jgn mikir nggak macem2 hehehe…. bener2 harus sabar..sabar…sabar… dan atu lage ikhlas ….

  8. dewi berkata:

    ada beberapa hal yang ga brada di bawah kontrol kita, itu wajar kok non. cepet sembuh ya.

  9. bazzbeto berkata:

    cepat sembuh ya 🙂

  10. sapi sakit berkata:

    sekarang elo sembuh, gue yang sakit…hehehe

    inget cerita mindahin sakitnya si ‘ndoro’ ?

  11. edratna berkata:

    Cepat sembuh ya….

    Saya juga mengalami nyeri haid, sakitnya bergulung-gulung, apalagi jika saat tibanya haid bersamaan dengan stres karena ujian, atau kelelahan kuliah lapangan. Dokter mengatakan, nanti kalau menikah akan berkurang (bukan sembuh). Jalan satu-satunya mengatur aktivitas, seminggu sebelum datang waktunya, saya mencoba tak terlalu lelah…namun siapa bisa menjamin hal ini, kadang pekerjaan dan tugas tak kenal waktu. Biasanya saya sedia air panas di botol, nanti ditaruh di perut.. biar nyerinya agak berkurang.

    Teman saya sampai dikasih obat dokter, karena nyerinya bisa sampai 3 hari, dan sulit bangun dari tempat tidur. Kabar baiknya…saat melahirkan kita udah lebih siap, karena ternyata sakit saat melahirkan hanya saat si bayi mau keluar…jadi menurut saya lebih sakit saat dapat haid bulanan.

    Mbak, ikut prihatin…semoga cepat sembuh…mungkin perlu dicoba minum ramuan (kunyit, asem dan gula merah di rebus), diminumnya seminggu sebelum dan saat masih haid s/d selesai. Saya agak mendingan minum ini, walau tetap aja sakit, tapi minimal ga pakai jerit-jerit….

  12. puputpuputpuput berkata:

    yah, mbak yati sakit? jangan sakit…

  13. merahitam berkata:

    😦

    Jangan lupa kontrol ke dokter dan terusin akupunturnya ya.

    *hug*

  14. Mbah Sangkil berkata:

    intensip ke dokter mbak, jgn sampe kayak teman saya.

    hayo..hayo semangat

  15. bebex berkata:

    smangadh!
    banyak2 tridmil ^^ biar + sehat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s