buat sahabat

sepiiii sekali. kau juga merasakannya, sahabatku? bukan karena jarak kita berjauhan. tapi hati kita tak bersentuhan. tak berkait satu sama lain. seperti cermin yang jatuh berderai, terpisah dari bingkainya. seperti lukisan di rumah tua itu, hati kita berselimut kabut, kabut debu.

mungkin sama sepertimu, saya juga bertanya, ada apa sebenarnya antara kita berdua? tak pernah kuragukan ketulusanmu menjalin pertemanan denganku. pun kupercaya, kau menjaga seluruh bahasa dan pikirku dari prasangka buruk orang lain seperti aku menjaga segala aib, yang bahkan tangan kiri dan kananku saling menyimpan rahasianya.

mengapa makin terentang jauh jarak kita? adakah ketak-sengajaan bulu landak di sekujur badanku menggores jemarimu saat coba menyentuhku? maaf, maafkan. tapi tidakkah kemarin kaupun coba memakai kostum bulu landak yang kita beli di toko berdinding kaca itu? oh, mungkin kau lupa mampir ke apotek di sebelahnya. aku mampir sahabat. aku membeli banyak perban dan obat merah. tapi belum berkurang banyak. karena liurku lebih manjur menyembuhkan luka.

11 thoughts on “buat sahabat

  1. Juminten mengatakan:

    wah, ada apa ini, mbak?
    uhmmm… sedang merasa “ga enak” ama temen, ya? 😦
    ah, sahabat sejati ga akan pernah “pergi”, kok! 😉
    sahabat sejati jg pasti mau memaafkan.

  2. venus mengatakan:

    lhah??? ada afa lagi, nyah?

  3. merahitam mengatakan:

    Euh…
    Sahabat itu bukan cuma temen buat senang-senang kan, tapi juga temen untuk mengasah diri jadi lebih baik lagi. Meski harus terluka dan berdarah-darah.

    *pelukyatieraterat*

  4. stey mengatakan:

    sahabat..semakin kesini..semakin jarang menemukan sahabat yang benar-benar sahabat..

  5. Mbah Sangkil mengatakan:

    sahabat saya kliwon…

    *peluk kliwon erat-erat*

  6. MenoTimika mengatakan:

    SAHABAT
    Disaat aku menangis engkau menemaniku

    SAHABAT
    Disaat aku bersedih, engkau selalu menghiburku

    SAHABAT
    Lama-lama aku sadar, engkau membawa SIAL

    😀

  7. nelayan mengatakan:

    sahabat saia ikan2…

    *makan ikan erat2…eh, lahap2…..:)

    huehueuheuheuheuhuehuehueh………… :ngacir:

  8. pink mengatakan:

    lagi kangen ama temennya yah?
    waduh, aku jadi inget sama temen SMP ku nih. hiks…

  9. putirenobaiak mengatakan:

    luka duka dg sahabat biasa, proses menuju sejati, tp saat sahabat tak mau membuka komunikasi itulah pertanda bahaya. aku juga merasakan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s