j e d a

dia: halo. kamu baik2 aja kan?
gue: 🙂 iya, dah dikantor
dia: huff…kamu menyiksaku
gue: kenapa?
dia: karena kangen dan kawatir
gue: maap….:(
gue: sibuk?

dia: enggak kok. ngobrol aja gue dengerin. cerita dong
gue: cerita apa?
dia: terserah
gue: ga ada cerita….gw cuma kangen
dia: sama…
jeda ========================
gue: …. *manggil nama dia*
dia: yes dear ?
gue: sibuk?
dia: sedikit
gue: ya uda…met kerja
dia: kamu ?
gue: sambil kerja juga
dia: 🙂
gue: ruangannya dingin?
dia: iya. kok tau ?
gue:  banyak minum air putih ya say…
dia: iya..makasih ya
jeda ========================
dia: tuan putri
gue: ?
dia: manggil doang
gue: 🙂 love u
dia: love u 2 dear
jeda ========================
dia: say, gue balik dulu ya
gue: ya, hati2 ya sayang

Hanya segitu obrolan kita sehari penuh kemarin. Banyak jeda. Jeda yang menghantarkan kehangatan dalam bisu. Tapi kuingat suratmu suatu hari di masa lalu. Tentang indahnya membagi sunyi, membunuh sepi. Kita ditakdirkan hanya untuk menulis dan menulis. Karena saat lisan, kau diam akupun diam. Saat aksara, semua mengalir. Kita tertawa, kita menangis.

Indahnya bisa membagi kesunyian. Kau tak bicara, aku tak bicara. Tak perlu bicara. Kau diam, akupun diam. Tanpa bicara. Sibuk dengan pikiran dan ide masing-masing. Kita autis tapi kedua hati kita tetap bersentuhan. Sunyi namun hati kita bertautan. Kita berdua adalah sunyi, kita berdua adalah sepi. Sunyi dan sepi yang berbagi kehangatan.

Iklan

14 thoughts on “j e d a

  1. venus berkata:

    kikikiki…..berbunga2 tiap hari ya, nyah?

    btw, apa iya saya sombong? sejak kapan saya sombong? apa sih yg bisa disombongin, nyah? kalo mati ntar sama2 jadi makanan cacing tanah aja kok berani2nya saya sombong.

    *ah enaknyaaaa bisa ngomel2, hahahah…

  2. MenoTimika berkata:

    gue: ruangannya dingin?
    dia: iya. kok tau ?
    gue: banyak minum air putih ya say…

    Seharusnya gini Yat
    Banyak-banyak minum Bir ya say…. Biar hangat, hua…hua….. 😀

  3. Mbilung berkata:

    jeda? kenapa kalo telpon saya nyerocos kayak tukang tagih utang??? kenapa??? huh !!!

  4. Mbah Sangkil berkata:

    wih… seharian penuh percakapannya cuma segitu

    *ngebayangin waktu jedanya dan jumlah pulsanya*

  5. eva berkata:

    aw aw.. hehehehhe.. romantis terus mbak..

    dalam jeda bisa ditemukan kata dan rasa seperti ini euyh..

    klo saya pasti udah grasakgrusuk makza suruh ngomong *halaaah*

  6. awaloeddin devie berkata:

    speechless akut. 🙂

  7. Juminten berkata:

    jeda?
    mungkin dia chat sambil makan, mbak…
    chat sambil tidur… *loh?*
    atau mungkin chat sambil ngupil… *iiiyyyhhh…*

    maaph, cuma mau ngerecoki aja. 😐
    *habis ngiri, sih… 😦 bisa mesra2an kayak gitu. hix…*

  8. dewi berkata:

    karena cinta adalah bahasa hati..
    sepi, tapi saling mengisi. ;))

  9. nelayan berkata:

    jeda???

    bahasa apa itu???

    ‘berjeda-jeda tapi satu jua’…bukan yang itu yak?

    wakakakakakakaakaka…………….. :ngacir:

  10. puputpuputpuput berkata:

    haiya, lu beldua selalu cinta²an bikin oe ili ah..
    gong xi gong xi

    *mabok kue keranjang*

  11. bebex berkata:

    hmmm
    ternyata si diaaaaaa
    tuuuuuuuuuuuuiiiittttttt ^^

  12. Doohan berkata:

    berbagi kesunyian? sperti apa yahh rasanya??
    pengen nyoba…
    salam kenal dari timor

  13. crushdew berkata:

    berbagi sunyi dalam jeda…sweet…

  14. Sarah berkata:

    Sunyi yang indah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s