surat-4

Bulan ke-14

Pa kabar, sayangku?
Pekan ini, pekan yang berat buatku. Banyak yang terjadi. Banyak pergulatan dalam batin. Tapi tak bisa kuceritakan semuanya. Kau pun tau, saya belum terbiasa bercerita banyak hal padamu. Bukan tak mau, tapi tak bisa. Ketakmampuan itu bukan pula berarti saya tak bisa mempercayaimu atau tak membiarkanmu membantuku dalam setiap masalahku. Ini benar2 karena saya terbiasa sendirian, menyelesaikan semuanya.

Bukan, saya bukan lupa pada ada-mu di sisiku. Sekali lagi, ini hanya karena saya –boleh kau sebut– terlalu introvert dan tak terbiasa berbagi segala hal tentang masalah2ku yang sebenernya kadang bodoh dan merepotkan diri sendiri.

Saya selalu ingat kamu. Karena kamu selalu ada di sini, di sisiku, di hatiku, di pikiranku. Setiap saat, selama 395 keping senja yang kita lalui. Hari ini, kita memasuki bulan ke-14. Hatiku, pikiranku, masih tetap tentang kamu. Tetap mengingat pijar purnama di matamu yang selalu hadir tanpa menunggu pertengahan bulan. Ia selalu ada di sana, berpendar dan menyilaukanku.

Kamu ingat ketika suatu malam kubacakan larik-larik pengakuanku tentangmu? Kataku: pijar purnama di matamu, membuatku jengah, hingga tak bisa kutatap lekat-lekat. Tapi pijar purnama di matamu juga selalu membuatku rindu. Sayangnya waktu tak selalu berpihak pada kita. Tapi, semoga saja sebelum pertengahan tahun, sebelum ultahmu tiba, bisa kunikmati lagi pijar purnama itu…!

ps: bisakah kunikmati pijar purnama di matamu, bukan di tempatmu, bukan di tempatku, tapi di tempat lain, di kota yang berbeda?

Iklan

11 thoughts on “surat-4

  1. venus berkata:

    hoooohhh…janjian lagi ya? boleh ikut gak, nyah? hahahah…

  2. mbahsangkil berkata:

    Perlu saya bantu mencari tempat ? jgn sungkan-sungkan mbak, dengan ihklas dan senang hati saya pasti membantu..

    *memandang pantai sambil merangkul kliwon*

  3. didut berkata:

    *ikutan menatap pijar purnama*

  4. Juminten berkata:

    duh, mbak yati…
    ga kuat bahasanyaaaa… 😀
    *lirik comment di atas*
    mas didut mau ikutan aja, ih! 😐

  5. stey berkata:

    14 purnama?sama..
    dan merasa masih sama dengan purnama yang pertama..

  6. stey berkata:

    14 purnama mbak?
    kok sama..dan masih merasa seperti purnama pertama..so sweet..

  7. stey berkata:

    14 purnama?kok sama y..
    dan sinarnya masih terasa sehangat purnama pertama..

  8. cempluk berkata:

    lagi bingung ya mbak ?? bingung nyari tempat? kriteria tempat nya spt apa ??

  9. crushdew berkata:

    ikutan liat purnama ah..di kota mana mbak?

  10. merahitam berkata:

    Gimana kalau di kota “itu”? Aku akan tunjukkan tempat indah yang akan membuatmu dan dia terpesona :d

  11. eva berkata:

    liad purnama di manado mbak? *toenk* 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s