bukan-puisi

jika aku menjelma mimpi indah dalam tidurmu, mungkin hadirku hanya tiga jam sehari
jika aku menjadi bintang, hanya saat gelap kau bisa menatapku
jika aku menjadi mentari pagi, hanya akan menghangatkan kebekuanmu sesaat
jika aku menjadi rinai hujan, hanya bisa membelaimu dalam kesejukan
jika aku menjadi kata, hanya kalimatmu yang indah sempurna. tidak dengan gambarmu
jika aku menjadi jin yang merasukimu, air wudhu-mu akan meluruhkanku
harus menjadi apa, agar aku bisa menemanimu setiap saat? 😦

*) bukan puisi, hanya ungkapan bingung pada postingan ini

Iklan

8 thoughts on “bukan-puisi

  1. puput berkata:

    ini sih puisi…

  2. venus berkata:

    iya, ini puisi..

    *mulai lagi? kyaaaaaaaaa……….

  3. gandhi berkata:

    ampun dah…..

    dua wanita ini bisa kompak banget ya?

    Budhe itu Judulnya Bukan-Puisi, tapi kok seperti puisi ????? ato jgn2 emang puisi? ato puisi yg disamarkan???

    berkepribadian ganda, gak konsisten :p

    *pasang baju anti peluru*

  4. venus berkata:

    @gandhi: kok manggilnya budhe sih? waaaaaa….

  5. gandhi berkata:

    Gpp mbok, kalo marah malah tak panggil eyang putri he he he. kalo gak marah berarti emang udah mulai sabar :p

  6. stey berkata:

    Tetep..puisi atao bukan..mbak Yati..saya kirim lagi yah?
    Lagi ga kreatip mbak..sorii…

  7. merahitam berkata:

    Aku tahu…Jadilah detak jantungnya. Kau akan tetap selalu bersamanya, sampai ajal memanggilnya. 😀

  8. yati berkata:

    @merahitam: wuiiihhh…ma kasih! ide cemerlang! ketimbang berpolemik ini puisi atau bukan yak….

    *ga nyindir, sumpah! hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s