autis

Kamu bilang autis? Iya, saya autis. Saya sibuk dengan dunia saya sendiri. Saya bukan tak mendengar keriuhan kalian di luar sana. Tapi saya enggan terlibat. Saya sibuk. Sibuk menikmati dunia saya sendirian. Sangat nyaman di sini.
Idiot? Masokis? Oh, iya, sangat idiot. Mengulangi kesalahan yang sama. Dan dengan sangat idiotnya menyakiti diri berulang-ulang. Saya pikir dengan menyakiti diri, autis saya akan sembuh. Saya mencoba dan selalu mencoba menyelami dunia kalian walaupun itu menyakiti saya, karena saya ga ingin autis lagi. Tapi begini jadinya. Saya berdarah2.

# dari seorang kawan; tak ada yang bisa menolongmu selain dirimu sendiri!
# maka kupahami flowers for algernon sebaik daniel keyes. menyakitkan memang!

Iklan

5 thoughts on “autis

  1. fitri mohan berkata:

    Semoga selesai “pendarahan”nya. Jangan sampai semenyakitkan seperti yang dialami Charlie ya…

  2. venus berkata:

    kenapa lagi sih?

    eh kalo autis kayaknya engga. tapi kalo lo masokis, nah itu gw setuju 😀

  3. puput berkata:

    duh kenapa lagi sih??

    *memeluk kemudian berlalu*
    hehe

  4. merahitam berkata:

    Stop menyakiti diri sendiri. Kalau lo luka, yang lain belum tentu akan ngerasain, belum tentu bakalan peduli. So, nikmati hidupmu, dear.

  5. […] beberapa minggu lalu, saya menyadari setelah lama tinggal di Cyber Land, saya jadi autis. Lalu esoknya seorang kawan membangunkan saya. Katanya saya terlalu lama hidup dalam mimpi. Saya […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s