penakut

Kenapa sekarang saya begitu penakut? Ga berani jalan sendirian? Dulu, gw bisa jalan sendirian menysuri Surabaya hingga Jakarta, sendirian, tak peduli malam hari. Menyusuri Surabaya hingga Bali, Lombok, terus ke timur, meski belum pernah mengenal daerah tersebut. Menyusuri sepanjang jalan trans Sulawesi dari selatan, tengah, utara, tenggara, di tengah gejolak Poso, tanpa rasa takut.

Kenapa sekarang saya demikian pengecutnya? Padahal yang akan saya kunjungi, daerah yang sudah sering saya jejaki? Atau, ada seseorang di sana yang membuat gentar? Atau semata saya tak siap berjalan sendirian? Padahal…saat datang dan nanti meninggalkan dunia ini, saya jelas tak bisa berharap punya temen jalan.
hah…manusia gamang!

Iklan

4 thoughts on “penakut

  1. yanu berkata:

    apa sering lihat “film horor” mbak ?

    pernah ada temen yg habis lihat “lentera merah”, dia jadi sering “merinding” kalo sendirian. padahal sebelumnya, dia “pemberani” seperti sampean |:)

  2. puput berkata:

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

  3. […] Penakut. Kata yang paling tepat untuk menggambarkan diriku saat seperti ini. Takut membela diri, takut […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s