sekongkol

Menyebalkan!
Sepertinya seisi dunia bersekongkol untuk membuat saya tersisih.
Menelan kepedihan.
Terbakar amarah.
Bergelung kemalasan.
Bolot, bego, bodoh.
Sensitif.
Pengen ngamuk.
Kangen ga abis2.
Sesek, sedih, pengen nangis.
Hah! Bener2 menyebalkan!!! Kenapa riak2 emosi masa lalu tersambung lagi tadi malam? Kalo saja saya tau kabel mana yang menghantarkan gelombang rasa itu ke otak dan dada saya, sudah kusiapkan gunting tajam untuk memutusnya. Tidak jugakah dia mengerti, saya ingin berada di relung terkelam yang tak bisa terlihat mata kepala?

3 thoughts on “sekongkol

  1. venus mengatakan:

    ada apa lagi sih? nangis mulu. ngeselin 😛

  2. Jarar Siahaan mengatakan:

    ungkapan hati yang terbuka. aku suka. singkat tapi meledak.

    marahlah bila kauingin; menangislah bila kausuka. dengan begitulah kita disebut manusia.

    salam kenal.

  3. kurtubi mengatakan:

    bahasamu begitu meledak2, polos, tapi tajam iih tiba2 aku suka gaya tutur ini… seperti yang pernah ku kenal gaya ini entaah di ruang mana…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s