hingga akhirku tiba

aku takkan membebanimu
dengan rengekan dan romantisme bodoh
inginku sederhana saja
berada di dekatmu sepanjang usiaku

duduk manis di bangku taman
menatapmu dalam jangkauan mata rabunku
saat kau sibuk memotret dedaunan
dan kupu-kupu yang menghisap kembang

sebelum ditulikan oleh masa
aku hanya ingin mendengarmu
membacakan dongeng pengantar tidur
bagi anak-anak yang tak lahir dari rahimku

aku tak ingin terlelap
sekejap pun
saat kau sibuk di malam buta
mengetikkan sesuatu di komputermu

inginku sederhana saja
bersamamu hingga akhirku tiba

6 thoughts on “hingga akhirku tiba

  1. puput mengatakan:

    weleh?maksudnya mau jd assistennya gitu? pembantu? baby sitter? jd apa nih? jd malaikat pendamping setan hitam? 😀 canda…piss yow yeah \m/ 😀

  2. yati mengatakan:

    jadi apapun put… :p puas?

  3. merahitam mengatakan:

    Lagi dilanda romantis-melankolis? 😀

  4. lucifer mengatakan:

    jadi, kalian berdua berencana mengadopsi anak ? :p

  5. sahrudin mengatakan:

    ini blog, tinggal dikasih not balok atau kunci gitar, jadi lagu yang ngehit.

  6. […] ucapmu tergesa. seperti sekarat telepon umum kehabisan koin. mengirap kata yang telah terukir di ujung lidah. ku tergugu sejenak. lalu menyusulimu pesan: inginku sederhana saja, bersamamu hingga akhirku tiba. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s