Berhenti Berharap

Beberapa malam lalu, seseorang dari masa lalu, datang. Tentu saja sambil membawakanku setangkup rindu katanya. Juga seuntai harap. Lalu dia mengingatkanku pada nasehat yang pernah kuberi padanya. “Hidup harus selalu berisi harapan”. Aku sama sekali lupa nasehat itu sehingga dia mengingatkanku berulang2. Aku ga peduli, juga pada kedatangannya. Untungnya dia terbiasa dengan jamuan judesku.

Aku telah lupa pernah memberi nasehat itu. Mungkin karena aku sedang tidak punya harapan. Aku memutuskan berhenti berharap. Karena berharap banyak itu, bikin capek. Berharap banyak itu = GR. Ini memang sepihak. Sulit memang. Tapi aku harus berhenti berharap. Biar ga capek. Udah. Begini saja. Mungkin akan mengalir sendiri. Tapi aku tidak berharap2 lagi.

Iklan

7 thoughts on “Berhenti Berharap

  1. bazzbeto berkata:

    kok bs begitu?
    mana bisa org hidup tanpa ada harapan?
    entah apapun harapan itu; harapan untuk tidak hidup lg pun adalah sebuah harapan seorang yang hidup.
    bahkan orang mati pun mempunyai harapan ;mungkin,
    harapan masuk surga misalnya?
    sayang kita semua belum merasakan mati,
    dan yang mati tak bisa bertutur…
    ayo temukan harapanmu lagi!!!

  2. dianika berkata:

    memang saya sudah seharusnya juga belajar begitu ya Mbak ya
    Memang kadang lelah juga ya
    Memang kadang sedih juga
    Tetapi bukankah itu yang membuat kita lebih bersemangat menghadapi hidup
    Tetapi bukankah itu yang membuat kita bersemangat menghadapi kenyataan

    Tetapi memang kadangkala kita harus belajar untuk berhenti berharap dengan hal yang sesungguhnya..

  3. cheetosh berkata:

    Tulisan itu, gue banget.
    Cukup banyak pengakuan yang ingin kita sampaikan, karena rasa bahagia dan sakit itu tidak akan pernah terdefinisikan. Rasa menginginkan tidak akan pernah tertutur, rindu terbelenggu jarak, waktu dan ruang. Tentunya ini adalah kebodohan yang nyata. Irama menyakitkan itu akan selalu ada, tapi kita akan menikmatinya.

  4. cheetosh berkata:

    pliiis, ajarkan aku tuk berhenti berharap..would you?

  5. yati berkata:

    tar gw ajarin…tapi lo harus cerita ya hahaha

    eh, ada kawan bazbetto…aduh, masuk ke blog memalukan ini juga ya? hehehe, gw berkepribadian ganda…:d

  6. puput berkata:

    justru sekarang BERHARAP UNTUK BERHENTI BERHARAP , mas bazzbeto 😀

  7. NananG berkata:

    suatu hari gue jg mo berhenti berharap… katanya mo seperti air yg mengalir aja… mo stay cool aja…
    tapi air harus mengalir kemana… kalo mengalirnya tetap aja ke dia yang bertahta… pasti bikin benang2 pikiran gw ruwet kan…
    yah udah… gw kasih ruang aja buat harapan tentang dia itu… satu bilik harapan diantara harapan gue yg lain…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s