Gw takut

Bau rumah sakit sore ini bikin gw mual. Bau yang mengingatkan pada trauma banyak penyakit masa2 kuliah dulu. RS yang sama, yang gw lewatin tiap hari sepulang dari kampus karena memang berada dalam satu kompleks. RS sakit tempat melarikan teman2 yang ambruk setelah aksi mogok makan. RS tempat gw nongkrong ma temen2 gw yg calon dokter (cowok2 tentu saja). Meski ga suka, RS ini banyak kenangan.

Gw ada disini karena lagi bantuin ngurus administrasi ponakan gw yang mo keluar sore ini setelah operasi pengangkatan tumor di tulang belakang. Di RS yang sama, gw ketemu sepupu jauh. Besok dia mo operasi pengangkatan kista dari rahim. Heh? Padahal sepupu gw itu udah nikah dan punya dua anak. Padahal kemaren, saat menangani kista dan tumor di rahim gw, dokter bilang gw bisa sembuh dengan menikah. Ah, membingungkan.

Harusnya gw udah di Balikpapan. Cuti gw berakhir 3 November. Tapi gw ambruk lagi, plus males pulang, perasaan gw ga enak. Ternyata, Bapak sakit lagi. Pas sholat subuh tadi, Bapak sempet diem lamaaa…dan makmumnya (mama dan kk gw) jadi bingung. Abis sholat, Bapak manggil semua anak2nya, dikasih banyak petuah. Gw takut karena ini hal yang ga pernah dilakukan dan dialami Bapak. Inti petuahnya soal Sholat. Ibadah wajib yang keknya ga mungkin ditinggal, namanya juga wajib. Tapi justru itu yang diulang2 ma Bapak. Dan gw takut. Ya Allah…saya belum siap kehilangan apapun. Please….

2 thoughts on “Gw takut

  1. panci sup bawang mengatakan:

    fear not my lady…
    semua akan baik-baik saja

  2. venus mengatakan:

    ah, yati…*big hug*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s