Kupu Kupu Mahakam

Petang yang basah
sehabis hujan mengguyur bumi Etam
membaui tanah nan lembab itu
membawaku terbang melintasi kisi jendela
di luar sana
ada purnama menanti
memberi bayang
pada liukan tubuh penari Dayak
di tepian Mahakam
kupu-kupu malam berpesta
menadahkan tangan
pada receh plat ibukota
tanah-tanah berlubang
bekas tetesan minyak yang mengering
hutan meranggas
terbakar bara biji hitam
manik-manik terburai
tak ada lagi telinga panjang
beton-beton menjulang
tak ada lagi ulin yang sakral
tersisa kini
nafas penuh racun
dan raga tanpa jiwa

Iklan

4 thoughts on “Kupu Kupu Mahakam

  1. puput berkata:

    haduh haduh haduh..

  2. batu berkata:

    hujanlah awan kecil
    hujan
    dan terpanggilah awan besar

    buatlah hujan
    awan kecil
    biar hantu putih tersingkap

    buatlah hujan
    sehingga gurun kembali hijau
    dialiri air mata

  3. venus berkata:

    yaa..ini sih kurang soft kalo gw bilang. coba baca blog gw yg baru deh. sooofftt banget.. 😀

  4. NananG berkata:

    ….. just keep Rock N’ Roll!!! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s