Pada jemariku
Kusimpan erat genggamanmu
Pada dadaku
Kusimpan hangat dekapanmu
Pada mataku
Kusimpan teduh tatapanmu
Pada telingaku
Kusimpan mesra bisikanmu
Pada jantungku
Kusimpan indah debaranmu
Pada hatiku
Kusimpan rapi namamu
kau selalu melekat didiriku. tak terhapus waktu
tambahan lagi
Pada bibirku
Kusimpan diam-diam ciumanmu.
Pada kulitku
Kusimpan lembut sentuhanmu
Pada tabunganku
Kusimpan erat gajimu.
*akokow: hihihihi….ma kasih tambahannya. yg terakhir, paling TOP dah
… dan ketika kau menutup mata, akulah yang jatuh tertidur.
@koko:
bait terakhir itu keren bgt!
wooo… so sweeeettt…!
ehmm… mbak yati lg “ngedangdut”, neh…
Makasih…makasih…kalau ngefans sama aku jangan segitunya dong.
*ditampar Yati. Hihihihihi…
segera amankan gaji
bikin akun tabungan lain di tempat rahasia
laksanakan !
kembar siam?
pada blog ini aku hanya bisa tersenyum
wakakakkakakaka
tenang mbak, ntar kulaporkan KPK biar melacak aliran rekening sapi wakakakkaaa
*kabuuuuuuurrrrrrrrrrr*
guampang…biar ta telpon antasari…lho ? ga diangkat ? kamu gerilya dong sama wisnu…
(kata2 ini mengingatkan anda kepada….)