mataku dipenuhi cinta saat mengenang bayangmu
hingga wajahku berpaling tanda tersipu
telingaku bertabuh asmara saat mengingat sapamu
hingga tanganku mendekap ke dada menata debar
hatiku bergejolak penuh rindu menanti hadirmu
hingga membuncah
meluber sampai ke jantung
menikamku terkapar dalam kehangatan
* eerrr…ini bukan semacam klarifikasi. saya menahan2 postingan ini beberapa hari. malu mempostingnya. saya menganggapnya norak. tapi daripada jadi batu di kepala karena tak dikeluarkan, biar sajalah dibilang norak! itu kalo ada yang berani ngomong :p
Ditulis dalam Awan Kecil