Posted by: senandung | Februari 29, 2008

29 Februari

Selain karena hari ini hanya akan ada sekali dalam 4 tahun, apalagi yang istimewa? Selain karena saya masih bisa mendengar suaramu, melihat kedipan namamu di layar monitor, apalagi yang istimewa? Ah, ya… rasanya, catatan tentang keistimewaan itu, terjadi semalem. Saat kau dan aku saling berbagi cerita tentang mimpi2 kita. Tentang cerita yang tak nyata tapi mampu membuat kita tersipu, kelu dan tak tau harus mengurai kisah itu dari ujung mana di tengah belitan kerinduan kita yang menggila.

Itu penting. Dan istimewa. Tapi yang lebih penting yang ingin saya catatkan di taman cinta kita adalah rasa penasaran saya. Apa yang terjadi dengan mimpi2 kita itu, empat tahun kemudian, di hari yang sama? Masihkah…? Ah, saya ingin berhenti bertanya. Rasa penasaran saya hanya akan merusak suasana. Kenapa saya tak membiarkan mimpi itu tetap ditempatnya untuk kita pandangi dan resapi keindahannya?

Toh empat tahun bukan waktu yang lama sebenernya. Bukankah waktu terlama dan terjauh dari kita adalah sedetik yang lalu? Empat tahun … kita pasti akan mencapainya, jika tempat terdekat dari kita sekarang tidak menjemput kita sedetik lagi, kematian.

i love u

Tanggapan

wow….you’re so sweet ya Co sama si matahari.

cinta bersedia menunggu, jangankan 4 taun, co. tiga bulan aja mau kok. lhah kebalik…. :p

oh, and i love you too! wekekeke…..

kok aku ikut bersemu-semu merah ya…

*jadi makin kangen*

love is always in the air

:*

untuk cinta, menunggu bukanlah halangan….jangankan 4 tahun, banyak cerita yang menorehkan jalannya di masa yang berbeda…

lha kok lama 4 tahun?

semoga aja tetap langgeng sampai hari H

4taun menunggu?saya 5hari aja udah pegel tuh mbak..hahaha..

Leave a response

Your response:

Kategori