Artis atau selebriti kini lebih dihormati ketimbang guru, dokter, arsitek, dll. Kemana2 akan lebih diperhatikan, diprioritaskan. Kata2nya didengerin meski yang berbusa2 keluar dari mulutnya sekedar air liur. Omongannya diperhatiin meski sebenernya dikeluarkan tanpa diolah di kepala karena di kepalanya memang tak berisi alat untuk mengolah. Kelakuannya? Naujubillah! Yang salah dibilang bener, yang bener dibilang kampungan! Golongan ini, akan lebih cocok dengan sesamanya, pejabat. Pemimpin dungu yang ga punya otak dan perasaan.
Marah? Iya! Saya sedang marah pada sosok bertajuk selebritis yang ga jelas ke-seleb-annya itu!
Oleh: senandung | Januari 24, 2008
artis-seleb
Ditulis dalam terbakar amarah sendirian
hahahha… masalahnya, sekarang ini virus seleb makin menjarah ranah blog, jadi hati2 saja, siapkan dada yang lebih lapang.. semoga setelah jadi seleb blog maish punya alat di kepala untuk mengolah data. yukkkss
Oleh: dewi on Januari 24, 2008
at 10:01 am
anti seleb ya..tapi seleb kan juga manusia,masyarakat juga spt kita..
Oleh: andi bagus on Januari 24, 2008
at 10:16 am
sabar mbak..sabar ya? namanya juga seleb, apa2 maunya diduluin..kekeke..btw, puisinya sudah sukses saya borong..kemaren ngubek2 blog ini dari pertama. Nanti menuju ke bergerak..yuk mbak..
Oleh: stey on Januari 24, 2008
at 10:50 am
hahaha..artis? ga ada yang laen ya… bukannya lebih hebat membicarakan yang laen..
Oleh: crushdew on Januari 24, 2008
at 3:30 pm
iya, ah mau jadi bangsa macam apa kita ini..
Oleh: puput on Januari 24, 2008
at 5:21 pm
selebritis..??
ada yang bisa dijadiin panutan ada yang nggak..!!
pi, biasanya yang pilihan kedua sekarang jadi bahan makanan wajib media kita..
entahlah….
Oleh: tehaha on Januari 24, 2008
at 5:31 pm
to puput : bangsa yang mayoritas penduduknya (merasa) artis / seleb.. hahaha
Oleh: dewi on Januari 24, 2008
at 8:09 pm
@ andi bagus: kalo semua alasannya “anu juga manusia”, saya ga heran kalo negeri ini menjadi seperti kata pakar: negri halal bi halal…
@ crushdew: bukan ga tau banyak hal hebat yang bisa ditulis. saya bicara seleb alasannya cuma satu, lagi marah!
Oleh: yati on Januari 24, 2008
at 8:31 pm
selebriti – orang-orang yang berpesta – menjadi begitu terkenal di sini, justru karena sebagian besar anak negeri berada dalam kungkungan kemiskinan. menonton mereka, dengan segala kemewahannya, seakan menjadi pelarian bagi awam yang dihimpit realita kehidupan yang pahit.
jadi, kalau ada yang sedang mencari contoh dari ironi, inilah dia, bahwa justru orang miskinlah yang memberi kehidupan bagi selebriti yang – meminjam istilah juragan blog – di kepalanya memang tak berisi alat untuk mengolah apapun.
Oleh: Toga Nainggolan on Januari 24, 2008
at 11:20 pm
gak nyoba bercermin, co?
lo juga kan seleb hihihi…….
“Yang salah dibilang bener, yang bener dibilang kampungan! Golongan ini, akan lebih cocok dengan sesamanya, pejabat. Pemimpin dungu yang ga punya otak dan perasaan”
lha, yang di bergerak kan lo juga sering kagak pake perasaan kalo nulis. membenci…memaki…dan mengumpat seenaknya seolah gak ada orang yang bener dan becus di negeri ini…(siapapun pemimpinnya gw yakin bakalan tetep lo maki2
)
coba kalo lo yang jadi presiden or menteri, gw yakin bakal ada juga yang bikin blog maki2 lo hihihi….
tapi itulah yang bikin gw dan mungkin banyak orang lain suka membaca tulisan2 lo
soalnya, setidaknya, lo dah wakilin ‘kebencian’ yang sama yang ada dalam diri kami masing2 dan ‘juga’ tak berperasaan tersebut
obatnya? ya pasang cermin besar di kamar lalu ngaca! apa iya setelah maki2 gw jadi lebih ‘bener’ dari yang gw umpat itu
makanya,
mending jadi nelayan……:)
Oleh: nelayan on Januari 25, 2008
at 1:37 am
duh mbak, artis seleb ato apapun.. mbuh ah.. maunya baikbaik aja dalam bersilaturahmi
*wink*
kirakira hari minggu bisa ketemuan ga yah?
*tuink*
Oleh: eva on Januari 25, 2008
at 6:14 am
Haduh…Sabar bu…sabar…
Oleh: merahitam on Januari 25, 2008
at 2:51 pm
Btw, makiannya kurang galak tuh. Hihihihi…
Oleh: merahitam on Januari 25, 2008
at 2:52 pm
aku paling jarang nonton tv apalagi seleb2an, soale suka mual liat mereka, adakah yg biasa2 saja?
yat, kok suka nonton juga…??? *kabuuur….*
Oleh: meiy on Januari 25, 2008
at 5:40 pm
ah, para selebriti itu…
ga lebih dr bahan cercaan bagi saya di salah 1 blog saya.
kenapa ya, semakin terkenalnya seseorang… semakin mereka terkesan sulit menjaga sikap?
Oleh: Juminten on Januari 26, 2008
at 9:52 pm
duh jangan seleb. government officials aja sama, makan dari hasil keringat orang kecil, tapi isi kepalanya sama udang, banyakan udang manfaatnya.. at least udang masih enak dimakan..
Oleh: Rima on Januari 31, 2008
at 5:56 pm