jika aku menjelma mimpi indah dalam tidurmu, mungkin hadirku hanya tiga jam sehari
jika aku menjadi bintang, hanya saat gelap kau bisa menatapku
jika aku menjadi mentari pagi, hanya akan menghangatkan kebekuanmu sesaat
jika aku menjadi rinai hujan, hanya bisa membelaimu dalam kesejukan
jika aku menjadi kata, hanya kalimatmu yang indah sempurna. tidak dengan gambarmu
jika aku menjadi jin yang merasukimu, air wudhu-mu akan meluruhkanku
harus menjadi apa, agar aku bisa menemanimu setiap saat?
*) bukan puisi, hanya ungkapan bingung pada postingan ini
ini sih puisi…
Oleh: puput on Januari 21, 2008
at 7:51 pm
iya, ini puisi..
*mulai lagi? kyaaaaaaaaa……….
Oleh: venus on Januari 21, 2008
at 8:50 pm
ampun dah…..
dua wanita ini bisa kompak banget ya?
Budhe itu Judulnya Bukan-Puisi, tapi kok seperti puisi ????? ato jgn2 emang puisi? ato puisi yg disamarkan???
berkepribadian ganda, gak konsisten :p
*pasang baju anti peluru*
Oleh: gandhi on Januari 22, 2008
at 8:38 am
@gandhi: kok manggilnya budhe sih? waaaaaa….
Oleh: venus on Januari 22, 2008
at 7:29 pm
Gpp mbok, kalo marah malah tak panggil eyang putri he he he. kalo gak marah berarti emang udah mulai sabar :p
Oleh: gandhi on Januari 22, 2008
at 9:46 pm
Tetep..puisi atao bukan..mbak Yati..saya kirim lagi yah?
Lagi ga kreatip mbak..sorii…
Oleh: stey on Januari 23, 2008
at 7:17 pm
Aku tahu…Jadilah detak jantungnya. Kau akan tetap selalu bersamanya, sampai ajal memanggilnya.
Oleh: merahitam on Januari 25, 2008
at 3:16 pm
@merahitam: wuiiihhh…ma kasih! ide cemerlang! ketimbang berpolemik ini puisi atau bukan yak….
*ga nyindir, sumpah! hahaha
Oleh: yati on Januari 25, 2008
at 3:18 pm