Posted by: senandung | Januari 21, 2008

bukan-puisi

jika aku menjelma mimpi indah dalam tidurmu, mungkin hadirku hanya tiga jam sehari
jika aku menjadi bintang, hanya saat gelap kau bisa menatapku
jika aku menjadi mentari pagi, hanya akan menghangatkan kebekuanmu sesaat
jika aku menjadi rinai hujan, hanya bisa membelaimu dalam kesejukan
jika aku menjadi kata, hanya kalimatmu yang indah sempurna. tidak dengan gambarmu
jika aku menjadi jin yang merasukimu, air wudhu-mu akan meluruhkanku
harus menjadi apa, agar aku bisa menemanimu setiap saat? :(

*) bukan puisi, hanya ungkapan bingung pada postingan ini

Tanggapan

ini sih puisi…

iya, ini puisi..

*mulai lagi? kyaaaaaaaaa……….

ampun dah…..

dua wanita ini bisa kompak banget ya?

Budhe itu Judulnya Bukan-Puisi, tapi kok seperti puisi ????? ato jgn2 emang puisi? ato puisi yg disamarkan???

berkepribadian ganda, gak konsisten :p

*pasang baju anti peluru*

@gandhi: kok manggilnya budhe sih? waaaaaa….

Gpp mbok, kalo marah malah tak panggil eyang putri he he he. kalo gak marah berarti emang udah mulai sabar :p

Tetep..puisi atao bukan..mbak Yati..saya kirim lagi yah?
Lagi ga kreatip mbak..sorii…

Aku tahu…Jadilah detak jantungnya. Kau akan tetap selalu bersamanya, sampai ajal memanggilnya. :D

@merahitam: wuiiihhh…ma kasih! ide cemerlang! ketimbang berpolemik ini puisi atau bukan yak….

*ga nyindir, sumpah! hahaha

Leave a response

Your response:

Kategori