Oleh: senandung | Desember 4, 2007

bising

Aaarrggghhh….saya bilang juga apa? Terlalu ramai. Terlalu bising. Terlalu banyak yang menggunakan pita suara dalam waktu bersamaan. Dan tiba2 terlalu banyak yang merasa berhak tau semua hal. Saya ga suka ini. Sudah lama saya menghindarinya. Bahkan di kamar pun, sudah hampir empat bulan saya mematikan kotak bergambar bernama tivi itu (eh, sesekali saat butuh informasi, saya baru menyentuhnya).

Saya suka saat di depan, jalanan masih setapak. Yang lewat hanya pak tani dengan pacul terpanggul sambil menggiring sapi-sapi ternaknya. Tapi sejak kemarin, jalan setapak berubah jadi jalan mulus beraspal. Hari ini pun jadi bising! Terlalu banyak orang iseng yang mencoba melongok gerbang, bahkan mengintip dari jendela. Saya risih. Saya ga suka keadaan ini.

Tapi, mana bisa saya sembunyi? Ini kan ruang publik :(

UPDATE: saya cuma ga suka kebisingan. berbeda dengan lelaki menyebalkan ini, dia suka membunuh! membunuh blognya!


Tanggapan

  1. udah udaaahhh….ga usah ikut2an ngamuk2. biarin aja dia bunuh blognya. siapa tau laki2 itu cuma pengen tau rasanya mati suri :D

  2. hahaha, disinilah kita disodorkan pilihan-pilihan, mau ikut hanyut dalam keramaian, atau menjadi lengkap dnegan kesendirian? ;)

  3. arghhhhhhhhhhhhhhh. aku juga stressssssss.

  4. melaut yuk…:D

    disana nda bising, non…….yang ada cuman lumba2 dan kepiting……hehehe…..

    gimana gak keriting……..wakakakakaka :D :D :D

  5. ternyata cerita ini mewabah kemana-mana…. bukan begitu dee?

  6. libur libur !! butuh liburan kayaknya :D

  7. kamu tahu cara paling baik untuk melampiaskan kemarahan….. dengan cara yang indah..

  8. we all write too much, speak too much, preach too much. It would be better if we just said what we have to say in photography.. [ansel adam]

    *ehem..uhuk..uhuk*

  9. anu, pamer rumah baru :D

  10. kenapa ga keluar link sama avatar nyah :(


Beri tanggapan

Your response:

Kategori