Posted by: senandung | Desember 1, 2007

nyali

I envy you, my dear
Harusnya itu menjadi status ym-ku, my dear. Akulah yang harus iri padamu. Kamu jelas lebih free, kamulah si manusia merdeka itu, lebih merdeka dibanding aku. Courage? Ga, kata itu untuk kamu. Aku ini si manusia gamang. Smart? No, no! Kamu salah. Aku, tak ada apa-apanya dibanding kamu.

Mau bukti? Keputusanmu kemarin, sungguh mengejutkan! Walopun dulu kamu sempat cerita tentang itu, tetap saja berita yang kau kabarkan kemarin membuatku kaget. Aku ga pernah bisa seberani itu. Aku selalu terlena di sini, yang kata orang-orang zona mapan, padahal ga mapan sama sekali. :p

Aneh, setiap akhir tahun aku selalu merasa begini, ga betah sama sekali. Tapi hingga tahun berganti, ternyata aku tak pernah beranjak dari tempat ini. Tahun sebelumnya aku keduluan sama Sir Mbilung. Lalu tahun ini, aku keduluan lagi sama kamu! Hehehe, kamu liat kan, nyaliku sedemikian kecilnya?

Padahal aku tahu pasti jawaban pertanyaanmu: Apa jadinya kalau hatimu tidak lagi berada di suatu tempat?
Tapi apapun keputusanmu, aku pasti selalu mendukungmu, bersamamu selama yang kau mau. Karena aku sayang kamu!

Tanggapan

iiiiiihhhhhhh……..

pan udah bikin suratnya

eh..eh…jangan salah..ekorku juga dipegang kaum kapitalis lho…

ini hanya masalah manusia memanfaatkan manusia lain saja

oya…btw, jejak para pengangguran jangan diikuti dong..ikutin yang baik2 aja..jangan nambah beban negara ya :p

mungkin belum waktunya. mungkin masiha da hatimu disana, sekecil apapun. mungkin memang kamu tak menginginkannya. mungkin. mungkin. mungkin. ;)

ah kau rupanya perempuan api, kangenku api tulisanmu yg membakar nyali hehehe

pa kabar yat? lama gak ke sini

ah kadang ada saja manusia anti kemapanan..
:-)

Sebelum kau bosan…
Sebelum aku menjemukan..!!!!

Leave a response

Your response:

Kategori