Pagi tadi saya akupuntur lagi. Lelaki paruh baya si ahli akupuntur itu cuma geleng2. Katanya, masih muda kok penyakitnya banyak gini? Harusnya memang menikah kalau mau sembuh! Waduh, itu lagi, bosen. Jadi saya bilang, kalau saja resep menikah bisa ditebus di apotek, udah saya lakukan, Pak! Dan dia cuma tersenyum.
Sejak dulu, kalo ngobrol soal pacaran atau pernikahan dengan teman2, saya selalu bilang, ga ah, ga siap! Mo pacaran atau menikah dibutuhkan tenggang rasa, harus bisa menjaga perasaan pasangan. Lha, saya ini, menjaga perasaan sendiri saja ga bisa, apalagi harus menjaga dan mempertimbangkan perasaan orang lain. Lebih penting lagi, sampe sekarang belum tahu buat apa orang harus menikah.
Jadilah saya jomblo-bahagia sepanjang usia. Saya baru mulai mencoba pacaran dua tahun terakhir dan tidak sukses. Masalahnya, apalagi kalo bukan karena saya ini mantan jomblo-bahagia. Apapun, terbiasa sendirian. Jadi, maaf ya say…kalo saya kadang egois, mungkin saya lupa kalo ada seseorang di sisi saya saat ini yang seharusnya saya pikirkan perasaannya juga. Saya sayang kamu!
ya begitu itu kalo mantan jomblo bahagia dapet mantan jomblo merana
Oleh: tito on 15 April 2007
at 1:26 am
weeee…belum ngganti id-nya tito, itu komen punya sayaaaaaaah
Oleh: Mbilung on 15 April 2007
at 1:28 am
Salam kenal, saya juga Jomblo Bahagia ne…Hehe.. Mau gabung dengan gerombolan IJO LUMUT a.k.a Ikatan Jomblo Lucu dan Imut-Imut?
Take it easy, masih bahagia kan??
Oleh: Ithoy on 15 April 2007
at 2:47 am
wah, kalo saya mas dari klan JOJOBA dan GELO SUKO alias Jomblo-Jomblo Bahagia dan Gerakan Jomblo Suka Kopi…….;p *wink*
Djoko Suroko
a.k.a Djomblo Kampoeng SUka Rokok dan Kopi
Oleh: DJOKO SUROKO on 15 April 2007
at 4:40 pm
jangan bangga jadi jomblo
Oleh: venus on 16 April 2007
at 2:18 am
kalo jadi jomblo aja nggak boleh bangga… apalagilah yang bisa dibanggain.. he..he…
Oleh: timpakul on 17 April 2007
at 12:29 am
Kalo emang lebih bahagia jadi jomblo ya mendingan jomblo daripada sakit
hehehe
Oleh: dewi praz on 18 April 2007
at 6:18 am
jomblo bahagia..waduh ada temannya..
Oleh: crushdew on 18 April 2007
at 6:36 am
blm nyobain jd double ato triple bahagia kali yati..;)
kabur ah…
Oleh: putirenobaiak on 20 April 2007
at 6:30 am
adinda yati,
menikahlah.
segera.
jangan pikirkan.
tapi bergerak.
dan itu sudah kubuktikan.
my love for you and your boy.
dari tepi danau toba.
Oleh: BatakNews on 2 Mei 2007
at 7:36 pm
adinda yati,
menikahlah.
segera.
jangan pikirkan.
tapi bergerak.
dan itu sudah kubuktikan.
my love for you and your boy.
dari tepi danau toba.
Oleh: Gibran's Father on 2 Mei 2007
at 7:41 pm
hi yati sang jomblo bahagia
jomblo bikin bahagia?
sama dong, jomblog juga
mengapa dunia
karena ada wanita
mengapa pria
karena ada wanita
mengapa dia
mewarnailah dunia
kawin bikin bahagia?
begitulah ujarnya
bukankah Ibu Rabiah di sana
pun menjomblo-bahagia
bahkan senyap di sisiNya….
* dariku di tepian kali
pesanggrahan nan sepi *
Oleh: kurtubi on 3 Mei 2007
at 3:43 pm
selama ini aku masih berpendapat jomblo itu bahagia……..
sampai suatu saat aku ketemu dengan…r*** rasanya nggak pengen banget jauh dari dia.(mau meralat jomblo itu tidak bahagia
tapiiiiiiiii kenyataaan hidup memang pahit… kata sobatnya si r***. r*** lebih senang dekat dan lebih cocok dengan roni………..
hidup memang pahit dan akhirnya aku ralat kembali JOMBLO ITU INDAH hahahhahahaha
Oleh: landak on 11 Januari 2008
at 5:17 pm
ass wr wb
slam knal ni q dari blitar ingin gabung ama ijo lumut.
so q dah lma pengen gabung ma ijo lumut,key
Oleh: grant on 6 Januari 2009
at 11:23 am
oza q mau tanya soal kepngurusanya tu gmana za?ngmog2 da berapa cbang n dimna za
Oleh: grant on 6 Januari 2009
at 11:27 am
Adu… kacian. Coba lagi dong. Dunia tidak selebar daun kelor. Kita semua diciptakan berpasangan lho. Maju terus pantang mundur. Wowoooooooooooooo Keren. Semangat juang 45. Merdeka.
Oleh: ana on 30 Mei 2009
at 1:02 pm