Oleh: senandung | 4 Maret 2007

kecewa

aku kecewa
pada salju yang tak lagi suci
pada langit yang tak lagi utuh
pada hujan yang tak lagi ramah
pada tanah yang tak lagi gembur
pada angin yang tak lagi mendesah
pada matahari yang tak lagi hangat
pada rembulan yang tak lagi romantis
(pada negeri yang tak lagi membolehkan mimpi-mimpi. tak ada lagi senyum nan sejuk)

aku kecewa
salju kini memerah darah
langit kini sobek tak berbentuk
hujan kini menakutkan, menghancurkan
tanah kini menyembur lalu menguburkan
angin kini mengisap dan menghempaskan
matahari membakar, menghanguskan semuanya
rembulan hanya menghadirkan kelam nan pekat
(dan negeri hanya bagi pemilik rupiah dan kursi empuk. yang ada hanya seringai nan buas)


Tanggapan

  1. ini harusnya di ‘bergerak’ :D

  2. bumi makin meua dan manusia seringkali melupa….setuju

  3. kalo aku mau ngamuk (pd penguasa), sapa yg kecewa??? hehehe

    paling ga ada yg peduli ya :(

  4. hehe.. iya, ini koq adanya di sini?harusnya di ‘bergerak’ :p

  5. aku milik siapa?

  6. setuju!!!

  7. SEMANGAT!

  8. cocok banget sih ma aq..
    aq memang lagi kecewa…

  9. kini bumi emg tlah jenuh
    ingin meleduk
    tapi semua seakan tak sadar dan
    kayaknya gak akan pernah sadar

  10. mungkin kecewa aq lebih parah dari kamu..
    mlm ini aq pengen nangis,rasa kecewa aq gak sanggup untuk ku hadapi,aq kecewa gara2 kucing kesayangan aq meninggal.
    ugh..ugh..
    sedih banget bagi ku.

  11. kcwa yg q rzain mngkin bkan ap2, tpi hal tsb buat hti q mti akn sbuah kta prcya.
    tak trsa hmpir 1thun, q pun tak dpt mlpaknny, mski smua to tlah brlalu…


Beri tanggapan

Your response:

Kategori