Tuhan….lagi2 awan hitam kau dekatkan. Padahal saya sudah memohon dengan sangat, jauhkan awan- awan hitam itu. Kenapa tak pernah Kau biarkan kebahagiaan berlama2 di sekitarku. Setelah kematian2 itu dua minggu lalu, Kau beri kami kebahagiaan dengan menghadirkan bidadari kecil di rumah kami, pekan yang sama. Kepedihan lalu terobati dengan suka cita melimpah ruah, sesaat.
Lalu kemarin, Kau beri aku kebahagiaan dengan mendekatkanku pada awan kecil dan pelangi. Semalam, Kau hadirkan mimpi buruk. Dan pagi ini, mimpi buruk itu terbukti. Tante kami, mama kami, adik bungsu Bapak, Kau panggil subuh tadi menghadap-Mu, menyusul suaminya yang dua pekan lalu telah Kau panggil lebih dulu. Yatim piatulah anak tunggal mereka.
Fadli, adikku tersayang…maafkan kk yang ga pernah sanggup menyapamu, mendengar suara sedihmu. Tuhan, kali ini tolong dengarkan saya…kuatkan adikku, Amin!