Oleh: senandung | 16 Oktober 2006

detik detik yang tergerus

detik lalu
ingin kutoreh langit dengan namamu
sembari membenahi redup lentera
tapi detik ini
tinta penaku setitik pun tak tersisa
hingga namamu tak jadi kugoreskan di langit sana
seiring padamnya lentera
tak ada lagi lukisan gerimis di telapakku
tak ada lagi kilau senja
bingar
pilu sembilu
tergerus
lebur
tenggelam
kembali sepi
sepasang mata elang telah terbang


Tanggapan

  1. kalau kurasakan
    sejak lama aku berada dalam gelap
    hingga aku menemukanmu
    yang membawaku menemukan matahari hidupku

    bersamamu
    kurasakan dahsyatnya sayang
    di sampingmu
    kutahu betapa senangnya merindu
    di sisimu
    kupahami arti luka bak tersayat sembilu


    aduh, Mbak, kok aku jadi ikutan sentimentil gini ya…

  2. blog baru ya..yat..
    detik detik tergerus n ya ok


Beri tanggapan

Your response:

Kategori